Sistem pembiaran orang tua terhadap anak dibawah umur, ini oleh-oleh untuk orang tua dari anaknya
Read more
DIBALIK FAKTA MENULIS ITU MUDAH
DEIYAI,13/16_ Wakeikagoo.Net/Domin Badii Demi Kepentingan Politik Pemekaran Distrik dan Kampung di mana-mana.
Pemerintah Kabupaten Deiyai saat ini Mekarkan Kampung dan Distrik Baru di mana-mana tanpa melihat Letak Geografis, Jumlah penduduk setempat dan Dampak yang terjadi setelah Daerah itu di Mekarkan.
Kampung-kampung yang di bawah Lima Distrik saat ini saja, Pemda Deiyai tidak pernah Perhatikan Serius di sisi pembangunan SDA dan SDM, Tetapi Penambahan Pemekaran Kampung dan Distrik terus di lakukan tanpa Melihat Dampak yang akan terjadi di Kemudian Hari.
Hal ini Pemerintah Kabupaten Deiyai membunuh Hubungan kekerabatan Sosial yang sebelumnya menyatu menjadi tercerai.
Setelah Nama Tigi berubah jadi Deiyai hampir seluruh warga masyarakat Tigi Dokoo, Malas Kebun, Malas Piara Ternak ataupun Usaha lain (edepede). Lebih Parah lagi ketika Sebelumnya Hanya satu Kampung (Desa) menjadi tiga dan empat Desa, sehingga kekerabatan Adik Kaka, anak bapa, family tercerai berai Hanya karena Pemekaran Kampung dan Distrik.
Pemimpin Pemerintahan sudah di butakan dengan Uang, Jabatan, dan Kendaraan Dinas sehingga kesadaran Diri dan Rasa Keprihatinan terhadap Pembangunan SDA dan SDM Deiyai sangatlah Buta.
UjarNya ; Domin Badii Kepada Wakeikagoo.Net Melalui Message
Penulis : Yupepai Badii
Editor : Frans/Mote/01
Redaksi : Wakeikagoo.Net
Nama Deiyai Hadir Sejak Tahun 2006 Antara 2007
Di tengahnya Tigi Peku Dan Ketika Itu Pula Menandatangi SK.Pemekaran Kabupaten Deiyai Dalam Waktu Yang Tak Sejauh Mungkin Namun Pada Tahun 2008 Dilapangan Terbuka Suartho Wakeitei,Menerima SK.Pemekaran Tersebut Langsung Menamahi Nama Ibu/kota Kabupaten Deiyai Pada tahun 2009 .
Dengan Adanya Pemekaran Kabupaten Saat Itu Maka Karateker Yang Menjuluhki Deiyai Orang Pertama Ialah Bapak,(Drs.Belasius Pakage) Juga Menjabat Menjadi Karateker Bupati lamanya Dua Periode Yakni,2009-2011.
Dan Setelah Pakage Membuka Karakter ,Wawasan Yang Lebih Efektif Dalam Deiyai Membangun Sehingga Karateker Bupati Kedua Yang Menjuluhki Sebuah Motiv Baik Ialah Bapak,(Hengki Kayame) Menjabat karateker Bupati Deiyai Periode 2011-2012, Setelah Kayame Bekerja Satu tahun Kemudian Ia Meninggalkan Deiyai.
Selanjutnya Sebagai Karateker Ketiga Yang Menjabat Dalam Dua Tahun Lamanya Adalah Bapak, (Balasius Badii,BA) Dalam Prosesi Kinerja Dari Tangan Ke tangan Hingga Dua Tahun Kerja (Badii) Merubahkan Potensi Pembangunan Nampak Di Deiyai Makin Dalam Eksis Perubahan Dan Ia Ini Menjabat Dua Periode Yakni, 2012-2014.
Setelah dua tahun Badii Bekerja Sebagai karateker Bupati Deiyai. Maka Ketika itu Juga dalam Jangka Waktu Yang Sama Tibalah Saatnya. Semua Komponen Masyarakat Kabupaten Deiyai Menjemput Pemilukada Bupati Devinitif Pada Hari/Tgl : Kamis 09 September 2014.
Dan Saat Itulah Sebuah Cerita Yang Diraih, Mencucurkan Melalui Nurani Deiyai Oleh
Mantan Kepala Distrik Tigi Barat Yang Juga Disebut ; ( Fransiskus IGN, Bobii ,S.IP ) Menuliskan Dalam Majalah Suara Hati Nurani Deiyai.
Dengan Pentingnya Pembangunan Di daerah Namun Bobii Menegaskan,Mengingatkan Juga Menghimbau Kepada Rakyat Deiyai.
Bahwa Dalam Proses Pemilukada Berlangsung Tuturkan Sebuah Pesan Membingkiskan Kepada Masyarakat Deiyai Bahwa ;
(Boleh Bakar Batu Tetapi Jangan Lupa Bakar Batu).
Namun Dari Beberapa Balon,(Bakal Calon) Kandit Bupati Dan Wakil Bupati Dalam Pemilukada Tersebut Yang Dapat Terpilih atau Unggul Jatuh Pada Pasangan (No.1) Takimai-Pigome.
Memimpin Bupati Kabupaten Deiyai Periode,(2014-2018).
Pada Awal Permulahan Nama Deiyai Tercantum Diatas Tigi Peka,(Tigi Peku) Hingga Saat Ini Pula atas Nama Pemerintah Kabupaten Deiyai Belum Buka Mata Untuk Reaksi Dalam Pembangunan Pendirian Asrama Permanen Dikota Study Jayapura Sedangkan Kota Study Lainnya Sudah Ada Pendirian Asrama Permanen Maupun Kontrakan Disetiap Kota Study .
☆ Tidak Kosong UNTUK Kota-Kota Study Lainnya Pembangunan Pendirian Asrama Permanen Maupun KontrakanNya Beres.
☆Bagian Untuk Kami Kota Study Jayapura Hanyalah Dapat Jajahan .
☆ Terlihat Dan Sepantas Salah Satu Pusat Pendidikan Ditanah Papua Berada Di Kota Hollandia Atau Port Numbay Jayapura .
☆Bukan Diluar Dari Hollandia Jayapura Papua.
☆Tetapi Itu Pun Dianggap Sebagai kampus yang tidak berkualitas Entalah Itu Biasa-biasa Dan Tak Berprestasi Baik .
☆ Padalan Kalau Dipandang Dari sudut Yang Jauh Berbeda Disinilah Istri Pertama Ia Berprestasi Lebih Dahulu Hingga Pesat Utama Dari Banyaknya Alumni Selesai Kuliah Di kampus Papua Yang Disebut Universitas Cendrawasih (Uncen), Universits Sains Dan Teknologi Jayapura,(USTJ) Maupun Sebanyaknya kampus-kampus lainnya.
Dari Semua sikronisasi Kami Ada pula permintaan kami yang bisa kami paparkan kehadirat pemerintah daerah kabupaten deiyai.
☆ poin pertama pendirian asrama permanen mahasiswa kota study jayapura yang kondisinya dalam telanjang?
Dari tahun 2011-2016 Kami mohon segera pemerintah menanggapi hingga tuntas dalam waktu dekat.
☆ pemerintah melihat satu hal situs ekonomi semakin meningkat generasi akan kemana agar pemerintah kab.deiyai berpikir hal ini .
☆ yang ketiga kami mahasiswa deiyai kota student jayapura saat ini kami hidup seperti anak ayam tanpa induk.
☆ yang keempat Kami mahasiswa Asal Deiyai jayapura hidup dalam penjajahan Baik dari pemerintah maupun dari element lainnya.
☆ tanya kepada kepala wilayah?
Bapak bila kami bukan bagian dari pemerintah hapuslah nama kami dari sensus penduduk dan bolehlah biarkan kami seperti yang ada ini. tetapi jikalau kami ini layak bagian dari pemerintah namun melihatlah kami sebab kami tahu kami adalah rakyat , kami adalah generasi penerus deiyai .
☆inilah salah satu aspirasi yang kami sampaikan kehadiran kepala wilayah dan lebih khususnya dinas yang bersangkuta menangani pendirian pembangunqn asrama permanen kota study jayapura semoga kepada pemerintah agar dapat merespon dan kiranya tuhan kita yesus kristus menyertai kita sekalian .
Wakeikagoo.Net
HEBATNYA CINTA
___________________
Cinta itu...
Ketika engkau lahir dan mengenal dunia...engkau dibiarkan menangis...supaya dirimu .engalami betapa besar cinta ibumu...dan ayahmu...engkau tak berdaya sebelum tiba waktunya supaya engkau belajar bergantung pada allah lewat orang tuamu...
Cinta itu...
Ketika engkau sedang belajar hidup ...tengkurap,merangkak...berjalan...bicara...makan...minum...engkau tidak biarkan belajar sendiri...namun dijaga...sampai engkau dewasa pun,saat belajar memutuskan ...engkau takut akan masa depanmu...mamun cinta sudah menyambut kedatanganmu...ia sudah dahulu berjalan didepanmu agar engkau hidup dalam pengharapan...
Cinta itu...
Ketika engkau ketakutan untuk bercerita tentang seorang yang begitu menarik hatimu...dia hadir untuk mendengarkan tanpa menghakimi dan mencurigaimu...bahkan cemburu pun tidak...
Cinta itu...
Saat engkau sakit engkau tidak lagi dibiarkan pergi sendiri ke dokter...tetapi ia memaksamu untuk diantar karena ia yakin dirimu dipercayakan kepadanya....
Cinta itu...
Saat engkau bimbang dan ragu akan keputusanmu...ia tidak cepat mencelamu sebagai orang yang tidak becus melainkan menemanimu agar mampu mengambil keputusan,ia tidak akan membiarkan engkau menanggung sendiri risiko tetapi akan selalu menemanimu menyongsong hari esok yang penuh ketidakpastian
Cinta itu...
Saat engkau berduka karena mengalami patah hati...patah semangat...putus asa...ditolak dan dikecewakan...dia akan datang untuk menjadi telaga yang siap menampung air matamu tanpa mengejek dan mencelamu...tanpa banyak beryanya; engkau boleh duduk di sampingnya hanya untuk membiarkan hatimu mengalami kehangatan perhatiannya...
Cinta itu...
Saat kelopakmu merah merona menebarkan harum semerbak wangi,...dia lihat kau bunga mawar itu indah karena durinya, semarak karena daunnya...itulah ia akan mengusap dan menggenggam duri-duri itu walau tangannya akan berdarah karenanya...itu sebabnya cinta itu tidak bembiarkan engkau jalan sendiri melainkan menyertai dan ikut menanggung bila kakimu tersandung pada batu...dan kerikil-kerikil tajam...
Cinta itu...
Walau engkau tidak mampu berbuat...engkau cacat...tidak berdaya untuk berbuat banyak...dia akan datang memelukmu...agar engkau merasa seluruh dirimu sungguh diterima tanpa harus menunjukkan prestasimu...karena cinta itu tidak lain adalah allahmu...
Present Cinta dan perkawinan oleh : Wakeikagoo.Net
Jayapura,(11/16)_Wakeikagoo.Net
Nama Deiyai Hadir Sejak Tahun 2006 Antara 2007
Di tengahnya Tigi Peku Dan Ketika Itu Pula Menandatangi SK.Pemekaran Kabupaten Deiyai Dalam Waktu Yang Tak Sejauh Mungkin Namun Pada Tahun 2008 Dilapangan Terbuka Suartho Wakeitei,Menerima SK.Pemekaran Tersebut Langsung Menamahi Nama Ibu/kota Kabupaten Deiyai Pada tahun 2009 .
Dengan Adanya Pemekaran Kabupaten Saat Itu Maka Karateker Yang Menjuluhki Deiyai Orang Pertama Ialah Bapak,(Drs.Belasius Pakage) Juga Menjabat Menjadi Karateker Bupati lamanya Dua Periode Yakni,2009-2011.
Dan Setelah Pakage Membuka Karakter ,Wawasan Yang Lebih Efektif Dalam Deiyai Membangun Sehingga Karateker Bupati Kedua Yang Menjuluhki Sebuah Motiv Baik Ialah Bapak,(Hengki Kayame) Menjabat karateker Bupati Deiyai Periode 2011-2012, Setelah Kayame Bekerja Satu tahun Kemudian Ia Meninggalkan Deiyai.
Selanjutnya Sebagai Karateker Ketiga Yang Menjabat Dalam Dua Tahun Lamanya Adalah Bapak, (Balasius Badii,BA) Dalam Prosesi Kinerja Dari Tangan Ke tangan Hingga Dua Tahun Kerja (Badii) Merubahkan Potensi Pembangunan Nampak Di Deiyai Makin Dalam Eksis Perubahan Dan Ia Ini Menjabat Dua Periode Yakni, 2012-2014.
Setelah dua tahun Badii Bekerja Sebagai karateker Bupati Deiyai. Maka Ketika itu Juga dalam Jangka Waktu Yang Sama Tibalah Saatnya. Semua Komponen Masyarakat Kabupaten Deiyai Menjemput Pemilukada Bupati Devinitif Pada Hari/Tgl : Kamis 09 September 2014.
Dan Saat Itulah Sebuah Cerita Yang Diraih, Mencucurkan Melalui Nurani Deiyai Oleh
Mantan Kepala Distrik Tigi Barat Yang Juga Disebut ; ( Fransiskus IGN, Bobii ,S.IP ) Menuliskan Dalam Majalah Suara Hati Nurani Deiyai.
Dengan Pentingnya Pembangunan Di daerah Namun Bobii Menegaskan,Mengingatkan Juga Menghimbau Kepada Rakyat Deiyai.
Bahwa Dalam Proses Pemilukada Berlangsung Tuturkan Sebuah Pesan Membingkiskan Kepada Masyarakat Deiyai Bahwa ;
(Boleh Bakar Batu Tetapi Jangan Lupa Bakar Batu).
Namun Dari Beberapa Balon,(Bakal Calon) Kandit Bupati Dan Wakil Bupati Dalam Pemilukada Tersebut Yang Dapat Terpilih atau Unggul Jatuh Pada Pasangan (No.1) Takimai-Pigome.
Memimpin Bupati Kabupaten Deiyai Periode,(2014-2018).
Pada Awal Permulahan Nama Deiyai Tercantum Diatas Tigi Peka,(Tigi Peku) Hingga Saat Ini Pula atas Nama Pemerintah Kabupaten Deiyai Belum Buka Mata Untuk Reaksi Dalam Pembangunan Pendirian Asrama Permanen Dikota Study Jayapura Sedangkan Kota Study Lainnya Sudah Ada Pendirian Asrama Permanen Maupun Kontrakan Disetiap Kota Study .
☆ Tidak Kosong UNTUK Kota-Kota Study Lainnya Pembangunan Pendirian Asrama Permanen Maupun KontrakanNya Beres.
☆Bagian Untuk Kami Kota Study Jayapura Hanyalah Dapat Jajahan .
☆ Terlihat Dan Sepantas Salah Satu Pusat Pendidikan Ditanah Papua Berada Di Kota Hollandia Atau Port Numbay Jayapura .
☆Bukan Diluar Dari Hollandia Jayapura Papua.
☆Tetapi Itu Pun Dianggap Sebagai kampus yang tidak berkualitas Entalah Itu Biasa-biasa Dan Tak Berprestasi Baik .
☆ Padalan Kalau Dipandang Dari sudut Yang Jauh Berbeda Disinilah Istri Pertama Ia Berprestasi Lebih Dahulu Hingga Pesat Utama Dari Banyaknya Alumni Selesai Kuliah Di kampus Papua Yang Disebut Universitas Cendrawasih (Uncen), Universits Sains Dan Teknologi Jayapura,(USTJ) Maupun Sebanyaknya kampus-kampus lainnya.
Dari Semua sikronisasi Kami Ada pula permintaan kami yang bisa kami paparkan kehadirat pemerintah daerah kabupaten deiyai.
☆ poin pertama pendirian asrama permanen mahasiswa kota study jayapura yang kondisinya dalam telanjang?
Dari tahun 2011-2016 Kami mohon segera pemerintah menanggapi hingga tuntas dalam waktu dekat.
☆ pemerintah melihat satu hal situs ekonomi semakin meningkat generasi akan kemana agar pemerintah kab.deiyai berpikir hal ini .
☆ yang ketiga kami mahasiswa deiyai kota student jayapura saat ini kami hidup seperti anak ayam tanpa induk.
☆ yang keempat Kami mahasiswa Asal Deiyai jayapura hidup dalam penjajahan Baik dari pemerintah maupun dari element lainnya.
☆ tanya kepada kepala wilayah?
Bapak bila kami bukan bagian dari pemerintah hapuslah nama kami dari sensus penduduk dan bolehlah biarkan kami seperti yang ada ini. tetapi jikalau kami ini layak bagian dari pemerintah namun melihatlah kami sebab kami tahu kami adalah rakyat , kami adalah generasi penerus deiyai .
☆inilah salah satu aspirasi yang kami sampaikan kehadiran kepala wilayah dan lebih khususnya dinas yang bersangkuta menangani pendirian pembangunqn asrama permanen kota study jayapura semoga kepada pemerintah agar dapat merespon dan kiranya tuhan kita yesus kristus menyertai kita sekalian .
Wakeikagoo.Net
|
STANDAR
PENILAIAN
PENDIDIKAN
|
||||||||
|
Komponen
|
Indikator
|
|||||||
|
8.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai peserta didik
baik dalam bidang akademik maupun nonakademik
|
8.1.1.
Guru menyusun perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta
didik.
8.1.2.
Guru memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian
termasuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
8.1.3.
Guru melaksanakan penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah
dibuat.
8.1.4.
Guru menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur
prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.
|
|||||||
|
8.2. Penilaian
berdampak pada proses belajar
|
8.2.1.
Guru memberikan masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan
pada peserta didik.
8.2.2.
Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.
|
|||||||
|
8.3. Orangtua peserta didik
terlibat dalam proses belajar anak mereka
|
8.3.1. Sekolah melaporkan hasil penilaian
mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester
kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.
8.3.2. Sekolah melibatkan orangtua peserta
didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.
|
|||||||
|
8. PENILAIAN PENDIDIKAN
|
||||||||
|
8.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai
peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik
|
||||||||
|
8.1.1. Guru menyusun
perencanaan penilaian terhadap pencapaian kompetensi peserta didik.
|
||||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
|||||||
|
· Silabus dan RPP
·
Kisi-kisi
soal ulangan semester
· Naskah soal dan pedoman penilaiannya
|
· Semua
guru telah menyusun perencanaan penilaian pencapaian KD yang termuat pada
Silabus dan RPP
· Semua guru telah
menyusun kisi-kisi soal ulangan semester
· Semua
guru telah menyusun naskah soal dan pedoman penskorannya.
|
|||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
||||||||
|
|
Tahap ke-4
|
V
|
Tahap ke-3
|
|
Tahap ke-2
|
|
Tahap ke-1
|
|
|
Guru-guru kami menyusun
rencana penilaian terhadap hasil belajar peserta didik terhadap pencapaian
kompetensi yang diharapkan dan diinformasikan kepada peserta didik sehingga
setiap peserta didik memahami target kompetensi yang harus dicapai.
|
Guru-guru kami menyusun dan
mengembangkan perencanaan penilaian untuk mencapai kompetensi peserta didik.
|
Sebagian Guru-guru kami
menyusun perencanaan penilaian berdasarkan kompetensi dasar dan standar
kompetensi.
|
Guru-guru kami melaksanakan
penilaian hasil belajar peserta didik tanpa membuat perencanaan penilaian
yang jelas terlebih dahulu.
|
|||||
|
Rekomendasi :
Sekolah mengadakan pelatihan
berkala dalam perencanaan penilaian agar diperoleh perangkat penilaian yang
memadai.
|
||||||||
|
8.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai
peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik
|
|||||||
|
8.1.2. Guru memberikan
informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk Kriteria
Ketuntasan Minimal (KKM).
|
|||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
||||||
|
· Dokumen-1 (memuat KKM)
· Silabus dan RPP
·
Jadwal
pelaks: ul. harian, UTS, dan
ulangan semester
· Pedoman penilaian
|
· Guru telah menyusun KKM dan telah menginformasikannya
kepada peserta didik
· Pada silabus dan RPP buatan guru, telah
disusun kriteria penilaian melalui kegiatan ulangan harian, ulangan tengah
semester, namun yang membuat baru 70%
dari guru yang ada.
· Telah tersusun jadwal ulangan harian ,
ulangan tengah semester, dan jadwal ulangan akhir semester.
· Semua guru telah menyusun pedoman
penilaian untuk setiap mata pelajaran.
|
||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
|||||||
|
|
Tahap ke-4
|
|
Tahap ke-3
|
V
|
Tahap ke-2
|
|
Tahap ke-1
|
|
Guru-guru kami
menginformasikan silabus mata pelajaran yang didalam-nya memuat rancangan dan
kriteria penilaian termasuk KKM dengan memperhatikan karakteristik peserta
didik, mata pelajaran dan kondisi sekolah pada awal semester.
|
Guru-guru kami memberikan
informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian termasuk KKM yang
disusun.
|
Guru-guru kami memberikan
informasi kepada peserta didik hanya KKM saja diawal semester.
|
Guru-guru kami tidak
memberikan informasi kepada peserta didik mengenai kriteria penilaian,
termasuk KKM.
|
||||
|
Rekomendasi :
Pemberian informasi tentang kriteria
penilaian dan KKM diberikan pada awal tahun ajaran
|
|||||||
|
8.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai
peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik
|
|||||||
|
8.1.3. Guru melaksanakan
penilaian secara teratur berdasarkan rencana yang telah dibuat.
|
|||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
||||||
|
·
Prota,
Promes, RPP
·
Jadwal
ul. Semester, ujian sekolah dan ujian nasional
·
Naskah
soal ulangan harian, UTS, UAS, kenaikan kelas, ujian sekolah.
·
Daftar
nilai ulangan harian, UTS, UAS,
·
Catatan
kemajuan hasil belajar siswa
|
·
Semua
guru telah memiliki Prota, Promes, RPP yang didalamnya tercantum jadwal penilaian
·
Tersedia
rencana jadwal ulangan harian, ulangan semester, Jadwal ujian sekolah dan jadwal
ujian nasional
·
Naskah
ulangan harian terdapat pada silabus dan RPP
·
Naskah
soal ulangan harian, UTS, UAS, kenaikan kelas, ujian sekolah telah dimiliki
guru
·
Daftar
nilai terisi data kemajuan belajar siswa melalui pelaksanaan ulangan harian,
UTS, UAS.
·
Guru
telah memiliki catatan kemajuan hasil belajar siswa
·
Semua
guru telah melakukan ulangan secara berkelanjutan untuk memantau dan
perbaikan pembelajaran sesuai rencana pada program tahunan dan semester,
ulangan yang telah dilakukan.
·
Hanya
9/19 orang guru yang melaksanakan penilaian berdasarkan rencana pelaksanaan
penilaian yang telah dibuat.
|
||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
|||||||
|
|
Tahap ke-4
|
|
Tahap ke-3
|
V
|
Tahap ke-2
|
|
Tahap ke-1
|
|
Guru-guru kami menggunakan
berbagai jenis metode untuk menilai kemajuan belajar peserta didik secara
berkelanjutan dan mengembangkannya berdasarkan rencana yang telah dibuat
sesuai dengan perkembangan peserta didiknya.
|
Guru-guru kami selalu
melaksanakan penilaian dan memantau kemajuan belajar peserta didik secara
berkala sesuai dengan rencana yang telah dibuat pada silabus dan RPP.
|
Guru-guru kami melaksanakan
penilaian terhadap peserta didik secara periodik, tapi sebagian besar tidak
sesuai dengan rencana penilaian yang telah disusun.
|
Guru-guru kami tidak menilai
atau memonitor kemajuan peserta didik sesuai rencana.
|
||||
|
Rekomendasi :
|
|||||||
|
8.1. Sistem penilaian disusun untuk menilai
peserta didik baik dalam bidang akademik maupun nonakademik
|
|||||||
|
8.1.4. Guru menerapkan
berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan
kesulitan belajar peserta didik.
|
|||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
||||||
|
· Silabus dan RPP, LKS
· Prog remidial dan pengayaan
·
Perangkat
penilaian
·
Daftar
penilaian
|
·
Pada
umumnya teknik,bentuk, dan jenis penilaian yang tercantum pada silabus/RPP
hanya berupa tes tertulis pilihan ganda, isian singkat dan uraian, hal ini
dikarenakan keterbatasan pemahaman tentang penilaian,
·
Belum
semua guru menggunakan berbagai teknik dan jenis penilaian berupa tes,
penugasan, unjuk kerja, diskusi dan kerja kelompok.
·
sebagian
guru memberikan penugasan baik perseorangan maupun kelompok kepada peserta
didik menggunakan LKS
·
sebagian
besar guru telah melaksanakan program remidial dan pengayaan.
·
Semua
guru belum pernah menerapkan penilaian kinerja, projek
|
||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
|||||||
|
|
Tahap ke-4
|
|
Tahap ke-3
|
V
|
Tahap ke-2
|
|
Tahap ke-1
|
|
Guru-guru kami membuat
instrumen yang tepat dan dapat diandalkan untuk menerapkan berbagai teknik,
bentuk dan jenis penilaian serta direview secara berkala.
|
Guru-guru kami menerapkan
berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian sesuai dengan target kompetensi
yang ingin diukur.
|
Guru-guru kami hanya menerapkan teknik, bentuk, dan jenis penilaian
tertentu untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.
|
Guru-guru kami hanya menerapkan satu teknik, bentuk dan jenis penilaian.
|
||||
|
Rekomendasi :
Perlunya pelatihan mengenal
teknik, bentuk, dan berbagai jenis penilaian melalui workshop/IHT/ Diklat
|
|||||||
|
|
|||||||
|
8.2. Penilaian berdampak pada
proses belajar
|
|||||||
|
8.2.1. Guru memberikan
masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta
didik.
|
|||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
||||||
|
· Lembar jawaban siswa yang telah diberi
masukan dan komentar guru
· Laporan kemajuan belajar
· Daftar nama siswa yang diremidial/
pengayaan
· Catatan hasil remidial
·
Rekap
hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik
|
· Beberapa orang guru telah memberikan
masukan dan komentar pada lembar jawaban siswa
· Semua guru telah memberikan laporan
tentang kemajuan hasil belajar kepada peserta didik
· Tidak semua guru memiliki buku laporan
kemajuan hasil belajar siswa
· Tidak semua guru memiliki daftar nama
siswa yang di remidial maupun yang diberi pengayaan
· Semua guru telah melaksanakan remedial,
namun tidak tersedia daftar nama siswa yang diremidial
· Guru tidak memberikan catatan hasil
remidial siswa
· Guru tidak memberikan rekap ulangan tes
· 5 orang guru telah menyusun dan melaksanakan
analisis hasil belajar dan melaksanakan rencana tindaklanjut
|
||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
|||||||
|
|
Tahap ke-4
|
|
Tahap ke-3
|
|
Tahap ke-2
|
V
|
Tahap ke-1
|
|
Semua guru kami secara rutin
mencatat kemajuan setiap peserta didik memberi komentar dan masukan serta
menginformasikanya kepada peserta didik secara individual dan berkala.
|
Guru-guru kami mengkaji ulang
tingkat kemajuan semua peserta didik pada setiap akhir semester.
|
Setiap guru menyampaikan
hasil Evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik
kepada Kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi
belajar peserta didik.
|
Guru tidak selalu memberikan
masukan dan komentar mengenai penilaian yang mereka lakukan pada peserta
didik.
|
||||
|
Rekomendasi :
·
Diperlukan adanya IHT tentang perencanaan
pelaksanaan dan pengadministrasi penilaian
|
|||||||
|
8.2. Penilaian berdampak pada
proses belajar
|
|||||||
|
8.2.2. Guru menggunakan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.
|
|||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
||||||
|
· Analisis hasil penilaian
· Program tindak lanjut
•
laporan
program
perbaikan dan pengayaan
•
Rekap
hasil pelaksanakan perbaikan dan pengayaan
|
·
Tidak
semua guru melakukan analisis hasil belajar
·
Sebanyak
47% melakukan review kemajuan hasil
belajar peserta didik setiap akhir semester
·
Hasil
dari review dari hasil belajar digunakan sebagai bahan informasi untuk
perencanaan program pembelajaran selanjutnya
·
Remidial
dilaksanakn sesuai dengan analisis hasil penilaian sebagai upaya perbaikan
hasil belajar
·
Beberapa
guru melakukan program pengayaan sebagai upaya untuk lebih meningkatkan hasil
belajar
·
Rencana
program tindak lanjut yang disusun oleh sebagian guru sudah sesuai dengan analisis hasil belajar
·
Sebagian
guru memiliki catatan/rekap hasil perbaikan dan pengayaan
|
||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
|||||||
|
|
Tahap ke-4
|
V
|
Tahap ke-3
|
|
Tahap ke-2
|
|
Tahap ke-1
|
|
Guru-guru kami memberikan
kesempatan kepada semua peserta didik untuk memberikan pendapat terhadap
hasil pencapaian kemajuan belajar yang mereka peroleh dan terlibat dalam
penetapan target pembelajaran.
|
Guru-guru kami selalu
menggunakan hasil penilaian peserta didik dalam mereview rencana pembelajaran
yang telah disusun.
|
Hasil tes digunakan sebagian
guru-guru kami untuk merencanakan perbaikan bahan pembelajaran selanjutnya.
|
Hasil tes di sekolah kami
tidak selalu berpengaruh pada perbaikan program pembelajaran yang telah
disusun.
|
||||
|
Rekomendasi :
·
Semua guru perlu mereview tingkat kemajuan
hasil belajar setiap akhir semenster dan menggunakan sebagai informasi untuk
perencanaan program pembelajaran selanjutnya
·
Semua guru perlu menyusun dan melakukan
analisis hasil belajar serta menyusun rencana program tindak lanjut
|
|||||||
|
8.3. Orangtua peserta didik
terlibat dalam proses belajar anak mereka
|
|||||||
|
8.3.1. Sekolah melaporkan hasil penilaian mata
pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester
kepada orangtua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan.
|
|||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
||||||
|
·
Laporan
hasil belajar/ raport
·
Daftar
hadir orangtua/wali penerima raport
|
·
Sekolah
melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran
pada setiap akhir semester dalam bentuk buku laporan kepada
orangtua/wali murid.
·
Undangan
ke wali murid untuk mengambil raport sudah ada
·
Tidak semua wali kelas menyiapkan daftar hadir / daftar penerima
raport untuk orang tua murid yang
megambil raport
·
Melalui wali kelas guru melaporkan hasil bimbingan dan konseling terhadap orang tua siswa
|
||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
|||||||
|
|
Tahap ke-4
|
|
Tahap ke-3
|
V
|
Tahap ke-2
|
|
Tahap ke-1
|
|
Sekolah kami menyampaikan
laporan semua hasil penilaian peserta didik kepada orangtua dan
mendiskusikannya secara mendetail untuk masing-masing peserta didik secara
berkala sesuai dengan kesepakatan
|
Sekolah kami menyampaikan
laporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran
pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk
laporan pendidikan.
|
Sekolah kami membuat laporan
hasil penilaian kepada orangtua secara rutin dan sistematis dalam bentuk
laporan pendidikan.
|
Sekolah kami membuat laporan
kepada orangtua berupa hasil penilaian akhir di setiap akhir semester.
|
||||
|
Rekomendasi :
Perlu adanya bukti tertulis
tentang :
·
Undangan
ke wali murid untuk mengambil raport
·
Daftar
hadir orang tua murid yang mengambil raport setiap kelas
·
Agenda dan notulen rapat pertemuan guru
bersama wali murid tentang kemajuan belajar siswa di setiap akhir semester
|
|||||||
|
8.3. Orangtua peserta didik
terlibat dalam proses belajar anak mereka
|
|||||||
|
8.3.2. Sekolah melibatkan
orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.
|
|||||||
|
Bukti-Bukti Fisik
|
Ringkasan Deskripsi Indikator
Berdasarkan Bukti Fisik
|
||||||
|
·
Notulen
rapat pertemuan dan pembahasan :
- Penyusunan RKS bersama orangtua peserta
didik.
- Kriteria kenaikan kelas
- Program Remidial dan pengayaan
·
Fasilitas
belajar bantuan orang tua.
·
Catatan
peran serta orangtua dalam meningkatkan hasil belajar siswa
|
· Dalam
penyusunan kurikulum sekolah ( termasuk KKM, SK/KD, kriteria kenaikan kelas,
program remidial dan pengayaan, dan kriteria kelulusan) sudah melibatkan
Kepala Sekolah, Pendidik, Komite Sekolah, dan Tokoh Masyarakat, namun belum
jelas sejauhmana keterlibatan orangtua dalam penyusunan program tersebut
· Pelaksanaan program remidial dan
pengayaan belum melibatkan orangtua.
· Pelibatan orang tua siswa dalam penyusunan
kriteria pencapaian hasil belajar telah dilaksanakan, namun dalampenentuan
kelulusan tidak melibatkan orangtua siswa
· Dalam penyediaan fasilitas belajar
keterlibatan orang tua masih belum optimal/belum tampak
· Bantuan orangtua terkait dengan upaya
peningkatan pencapaian hasil belajar tidak tercatat
|
||||||
|
Tahapan Pengembangan
|
|||||||
|
|
Tahap ke-4
|
|
Tahap ke-3
|
V
|
Tahap ke-2
|
|
Tahap ke-1
|
|
Sekolah kami membuat laporan
berkala pada orangtua mengenai pencapaian hasil belajar siswa dan menawarkan
kesempatan untuk mendiskusikan kemajuan anak mereka serta mengajukan
usulan-usulan peningkatan hasil belajar.
|
Sekolah kami menjalin
kemitraan dengan orangtua dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.
|
Sekolah kami belum memberi
kesempatan berdiskusi untuk membangun kerja sama dengan orangtua agar
membantu anak mereka belajar di rumah.
|
Sekolah kami belum melibatkan
orangtua secara aktif dalam membantu anak mereka belajar di rumah.
|
||||
|
Rekomendasi :
· Perlu
kejelasan rincian peran dari orangtua dalam pelaksanaan penilaian
· Pelaksanaan program remidial dan
pengayaan melibatkan orangtua terutama dalam melihat perkembangan dan
kemajuan siswa.
· Dalam penyediaan fasilitas belajar
keterlibatan orang tua perlu dioptimalkan.
|
|||||||
Banyak Pemekaran Hanya Mencari Kepentingan Pribadi
PEMERINTAH KABUPATEN DEIYAI DINAS PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
Deiyai |Pikiran Yang Digagas, Mengugas Pembangunan Daerah MENJADI Sejarah Bagi Kaum Muda.
"TERNYATA"Tanggal 05|Adalah:Hari Lembaga Sosial Desa|(LSD) DUNIA. Frans ACs Mote,Telah Menggelar Hari Ulang Tahun Bersama Keluarganya Di Kost.Youtefa Bersama Mikael Badii, Sisilia Etom,Dan Beberapa Keluarga Yang Tak Menyebutkan OknumNya, Terima Kasih Tuhan Atas Penyertaan Yang Engkau Curahkan Kepada aku Namun Saya Bisa Bertambah Usia Satu Tahun Yang Menggapai 25 Tahun Ganjil,(05/1991-05/2015).
Deiyai Buta Dalam Menyelesaikan Pendirian Asrama Permanen
Deiyai|Saveriusmote
Panasonic Hot|News
EVALUASI DIRI SEKOLAH ke- 8
"SYALLOM PRAMUKA " PRAMUKA KWARTIR CABANG 26-26 KAB.DEIYAI